Laman

Rabu, 23 November 2011

KONTRIBUSI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN KEBUDAYAAN


Kontribusi Pemerintah dan Masyarakat
Dalam Melestarikan Kebudayaan




                                           
Sawung sdsdahsgsafhsfdgdfgfggfdhghghghghgdbfsdfsdfh
Oleh

Nama                      :         Iman Rivai
Kelas                      :         1ID06
NPM                       :         33411542




UNIVERSITAS GUNADARMA
Jalan KH.Noer Ali Kalimalang
Bekasi 17145 Telp. (021)888601


Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah

Kontribusi Pemerintah dan Masyarakat
Dalam Melestarikan Kebudayaan

 


Kelas  :  1-ID06

Tanggal Penyerahan Makalah : 23 November 2011
Tanggal Upload Makalah  :  24 November 2011


P E R N Y A T A A N


Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.


 P e n y u s u n


N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
33411542
Iman Rivai



  

Program Sarjana Teknik Industri

UNIVERSITAS GUNADARMA


KATA PENGANTAR
 

            Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT Yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya Sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Peran Budaya Daerah MemperkokohKetahanan Budaya Nasional. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah IlmuBudaya Dasar Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat selesai tepat pada waktunya.
            Makalah ini berisi informasi tentang “Peranan Kebudayaan dalam membentuk kepribadian” yang kami harapkan dapat memberikan informasi kepada para pembaca. Harapan penulis, Makalah ini minimal menambah pengetahuan pembaca mengenai peranan budaya daerah yang ada di Indonesia.    
Penyusun berharap , semoga makalah ini bermanfaat bagi sumbangsih ilmu pengetahuan dan mampu memberikan penjelasan tentang Peran kebudayaan dalam membentuk kepribadian . Tentunya , semoga makalah ini bermanfaat dalam mempelajari ilmu budaya dasar dan mendapat nilai sesuai harapan.
            Akhir kata Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pembaca, dan memohon pintu maaf kepada para pembaca bila ada kesalahan baik dalam penulisan kata dan pengertian, karena yng salah datangnya dari saya, dan yang benar datangnya dari Allah SWT,  semoga Allah SWT  selalu memberikan umatnya petunjuk ke jalan yang benar, Amin.



DAFTAR ISI


Pernyataan……………………………………………………..…………………...........i
Kata Pengantar…………………………………………………..……………......…….ii
Daftar Isi…………………………………………………………..……………........…iii

Bab 1
Pendahuluan…………………………………………………….…………..........……..1
1.Latar Belakang…………………………………………………………..............…….1
2.Tujuan…………………………………………………………………..............….2
3.Sasaran……………………………………………………………..................………2

Bab 2 Permasalahan……………………………………………...............................…..2
1.Kekuatan……………………………………………......................................……….3
2.Kelemahan…………………………………………....................................…………3
3.Peluang……………………………………………...........…………………………..4
4.Tantangan/Hambatan………………………………..................…………………….4

Bab 3 Kesimpulan dan Rekomendasi……………………………………………...……………………………5
1.Kesimpulan…………………………………….……............……………………….5
2.Rekomendasi………………………………………....……………………………5
3.Referensi……………......……………………………………………………………6



  1. Latar Belakang

           Melestarikan kebudayaan adalah kewajiban setiap warga negara yang memilikinya. Warisan budaya yang ditinggalkan oleh nenek moyang adalah suatu kebanggaan yang dimiliki oleh setiap bangsa di dunia. Di Indonesia ada banyak sekali kebudayaan yang harus dilestarikan dan dijaga hingga akhir jaman. Dilestarikan agar kelak dapat dilihat bahkan dilestarikan atau dipelajari lagi oleh generasi penerus bangsa. Generasi mudalah yang nantinya dapat mengagumi dan menjaga serta menjadi penerus budaya yang terdapat di daerahnya masing-masing. Negara Indonesia yang memiliki berbagai seni kebudayaan yang luhur patutlah bangga dan bersyukur akan segala yang terdapat di dalamnya.
           Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
             Indonesia merupaksan salah satu negara di dunia yang paling majemuk komposisi jati diri budaya dan etniknya, dan kemajemukan itu menjadi salah satu sumber kebanggaan bangsa. Semboyan yang tercantum pada lambang negara Bhineka Tunggal Ika. Kemajemukan suku bangsa ini tentunya dapat menciptakan budaya yang beragam. Sebagaimana tercantum dalam penjelasan UUD 45, bahwa “Kebudayaan bangsa adalah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budinya rakyat Indonesia seluruhnya. Kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah di seluruh Indonesia”. Dengan begitu keanekaragaman yang tercakup dalam “Bhineka Tunggal Ika” dimasudkan lebih pada keanekaragaman kebudayaan (multicultural society). Keadaan geografis yang membagi wilayah Indonesia atas kurang lebih 3.000 pulau yang tersebar disuatu daerah ekuator sepanjang kurang lebih 3.000 mil dari timur ke barat dan lebih dari 1.000 mil dari utara ke selatan, merupakan faktor yang sangat besar pengaruhnya terhadap terciptanya pluralitas sukubangsa di Indonesia, ditambah letak geografis Indonesia yang berada diantara benua asia dan australia.      Budaya Nasional adalah gabungan dari budaya daerah yang ada di Negara tersebut, dalam hal ini Indonesia. Menurut Ki Hajar Dewantara,  kebudayaan nasional Indonesia adalah puncak-puncak kebudayaan daerah. Berdasarkan keterangan diatas, budaya daerah termasuk dalam salah satu kekayaan nasional yang wajib hukumnya dijaga oleh seluruh warga Indonesia. Karena budaya adalah suatu yang mahal, hingga banyak budaya daerah di klaim sebagai budaya Negara lain, karena banyak Rakyat Indonesia tidak banyak mengenal budaya di setiap daerah yang jumlahnya banyak, ditambah perhatian pemerintah yang masih menomor sekiankan budaya daerah dalam sekala prioritas dibandingkan dengan kepentingan lain, seperti pemberantasan korupsi, criminal, kemiskinan, Kelaparan, dll.


2.       Tujuan
Tulisan dari pembuatan makalah ini yaitu:
v  Melaksanakan tugas mata kuliah ilmu budaya dasar
v  Makalah ini di buat agar mahasiswa mampu memahami kontribusi pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan kebudayaaan
v  Mampu meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas , agar ikut berkontribusi dalam pelestarian budaya dan memahami mengapa kita perlu melestarikan kebudayaan
v  Menggugah rasa nasionalisme penulis dan pembaca untuk terus melestarikan kebudayaan nasional.
3.      Sasaran
   Sasaran dari penulisan makalah ini adalah semua pembaca minimal dapat sedikit memahami pentingnya Kontribusi Pemerintah dan Masyarakat Dalam Melestarikan Kebudayaan , Sehingga kebudayaan nasional tetap menjadi kekayaan Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal.

v  Mampu memahami dasar kebudayaan sehingga ikut berperan dalam melestarikan budaya
v  Masyarakat yang berjiwa Pancasila mempunyai integritas budaya yang tinggi
v  Bersikap terbuka dan tanggap dengan lingkungan sekitar
v  Kontribusi dalam bermasyarakat.


BAB.2 PERMASALAHAN
        Analisis permasalahan kontribusi pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan kebudayaan dengan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
           

2.1.  Strenght ( Kekuatan )

v  Mulai terbentuk rasa cinta dan persatuan antar masyarakat Indonesia.
v  hal ini dapat dilihat dari dukungan Semua pihak dalam mendukung pulau komodo, dan terselengaranya seagames yang bisa dibilang sangat bagus.

v  Pendekatan budaya yang terwujud dari rasa Nasionalisme warga Indonesia
v  Menjadi kekuatan sendiri bagi sebuah negara yang mampu menjaga kedaulatanya untuk ikut serta dalam pergulatan dunia Internasional, karena budaya dapat mempengaruhi cara diplomasi dan posisi sebuah negara, dalam hal ini organisasi UNESCO memegang peranan penting.

v  Menjadi pemersatu
Keragaman budaya menjadikan kemajemukan kepribadian di Indonesia, namun dari banyaknyaperbedaan terdapat satu persamaan yaitu, sebagai bangsa yang terlahir dengan budaya timur.

2.2. Kelemahan (Weakness)

v  Luas Wilayah
Luas wilayah NKRI yang tidak didukung sarana transportasi jalan yang baik dapat menjadikan terjadinya salah pengertian antar suku bila terjadi sengketa.
v  Bahasa
Beberapa suku masih sangat menjaga bahsa sukunya, tanpa mau belajar bahasa selain itu, menyebabkan sulitnya komunikasi antar masyarakat.
v  Kurangnya Minat
Kepribadian budaya lokal dianggap kolot oleh banyak masyarakat terutama kaum muda, sehingga menciptakan rasa malas untuk belajar.
v  Pemerintah kurang peduli
Karena lebih menutamakan pengentasan kemiskinan dan kebodohan, hal seperti pelestarian budaya menjadi nomer sekian dalam skala prioritaas.



2.3 Peluang (Opportunity)

v  Terciptanya stabilitas Negara yang aman yang membuat semakin berkembangnya kebudayaan bangsa
v  Dalam masa era-globalisasi yang ada, dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan kebudayaan bangsa lain yang tidak dapat dijangkau kepada masyarakat agar mereka pun dapat mengenalnya.
v  Banyak suku yang masih menjaga kebudayaanya dengan keras seperti menolak mentah-mentah orang asing yang ingin masuk ke wilayahnya.
v  Banyak muncul komunitas yang peduli kebudayaan indonesia seperti komunitas jelaja budaya, dan lain-lain.

2.4. Tantangan/Hambatan (Threats)

v  Kuranya sarana dan prasarana
Besarnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia namun sarana transportasi yang masih sangat memprihatinkan sampai saat ini menjadi satu hambatan yang besar untuk intansi atau perorangan yang ingin mempelajari atau sekedar berwisata budaya ke daerah.

v  Banyaknya konflik yang timbul sebagai akibat salahnya pemahaman antar kebudayaan
v  Makin menurunnya kualitas pengelolaan kekayaan budaya .

v  Ketidak-pedulian
Masyarakat tua banyak juga yang tidak tahu budaya daerahnya, dan tidak cerita kepada anaknya sehingga tidak ada warisan cerita leluhur antar generasi.

v  Kemiskinan
Hal ini yang menjadi penhambat di segala bidang yang ada di Indonesia.



BAB.3 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1 Kesimpulan

v  Mengembangkan dan memperkuat jati diri bangsa, pengelolaan keragaman budaya, dan pengembangan berbagai wujud ikatan kebangsaan merupakan wujud dari kontribusi masyarakat dan Pemerintah  dalam melestarikan kebudayaan
v   Meningkatkan kemampuan bangsa dalam melestarikan budaya dan untuk menciptakan keserasian hubungan, baik antarunit sosial dan budaya maupun antara budaya lokal dan budaya nasional, dalam bingkai keutuhan NKRI
v  Kesadaran masyarakat dalam melestarikan kebudayaan , termasuk seluruh apresiasi yang dilakukan masyarakat dalam melestarikan budaya merupakan wujud rasa cinta terhadap tanah air
v  Kontribusi Pemerintah dan masyarakat secara luas adalah saling terkait dan tidak bisa berjalan sendiri – sendiri

     Jadi, kebudayaan tidak hanya mencakup di bidang seni saja, tetapi sebenarnya kebudayaan hampir mencakup di seluruh bidang, baik dari bidang pengetahuan, bidang pariwisata, bidang sosial (hubungan masyarakat), religi (kepercayaan) dan norma / etika perilaku manusia, oleh karena itu masyarakat dan pemerintah harus bersama – sama menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia agar kebudayaan kita tidak dikalim / dirampas oleh bangsa lain.

3.2 Rekomendasi.
a)      Peran dari pemerintah

                        pemerintah harus lebih bisa mempromosikan kebudayaan negeri ini supaya negeri lebih baik dan nyaman untuk bangsa bangsa lain dan terkenal bias jga dengan cara membuat pergelaran pergelaran kebudayaan Indonesia ,Menjalin kerja sama atau hubungan baik dengan negara lain di seluruh bidang, baik di bidang pariwisata, bidang politik, bidang pengetahuan dll. Pemerintah daerah  harus lebih mengembangkan dan memajukan  daerah – daerah terpencil  di seluruh bidang terutama di bidang ekonomi, pendidikan dan Teknologi agar tidak tertinggal oleh daerah/ kota besar lainnya yang ada di Indonesia. Menjalin kerja sama dengan Negara lain .

b)      Peran dari masyarakat

                        Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan-kebudayaan Indonesia  bias jga dengan mencintai kebudayaan dan melindungi kebudayaan  supaya kebudayaan ini berkembang. Mempelajari dan mengenal berbagai macam kebudayaan yang ada di Indonesia agar timbul di dalam diri seseorang untuk menjaga kebudayaan Indonesia dari pengaruh kebudayaan luar yang negatif.  Bersama – sama pemerintah mengembangkan dan memajukan kebudayaan – kebudayaan di setiap daerah terutama di daerah – daerh terpencil yang masih kurang mendapat perhatian dari pemerintah ataupun masyarakat di kota – kota maju.


REFERENSI


·         http://Alutsista.blogspot.com













           

Rabu, 09 November 2011

Flow Chart Bab 7 Manusia dan Keadilan

Peran Kebudayaan Dalam Membentuk Kepribadian

 PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN

Tugas Ilmu Budaya Dasar
UNIVERSITAS GUNADARMA
Dosen : Muhammad Burhan Amin 
Di susun oleh :
Iman Rivai
33411542
1ID06

Jurusan Teknik Industri
Universitas Gunadarma
Jakarta
2011

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan AminTopik
Tugas : Peran Kebudayaan Dalam Membentuk Kepribadian
Kelas : 1ID06
Dateline Tugas : 2/11/11
Tanggal Penyerahan & Upload Tugas : 2/11/11
P E R N Y A T A A N

Dengan ini kami menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam tugas ini kami buatsendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.Apabila terbukti tidak benar, kami siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai1/100 untuk mata kuliah ini.

P e n y u s u n

Nama
NPM
Tanda Tangan
Iman Rivai
33411542







UNIVERSITAS GUNADARMA
KATA PENGANTAR



       Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yangtelah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada saya sehingga dapatmenyelesaikan Tugas Makalah yang telah diberikan oleh pengajar/dosen mata kuliahIlmu Budaya Dasar sebagai salah satu mata kuliah softskill.
         Saya menyadari akan keterbatasan pengetahuan dan kemampuan Saya dalammenyelesaikan tugas makalah ini mungkin sangat jauh dari suatu kesempurnaanseperti yang diharapkan, namun saya berharap semoga makalah ini bermanfaat bagiyang membutuhkannya.
Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk melengkapi tugas Ilmu Budaya Dasar dengan judul PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN” dengan harapan dapat memberikan manfaat serta menambah ilmu pengetahuan dan semangat bagi Mahasiswa dan juga para pembaca untuk dapat melestarikan kebudayaan daerah yang sangat berguna untuk memperkokoh ketahanan budaya Indonesia.
          Selain itu, saya juga mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada dosenmata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang telah memberikan kesempatan saya untuk dapatmengumpulkan Tugas Makalah ini yang berjudul “ Peran Budaya Dalam Membentuk Kepribadian ”.
          Akhir kata, saya mengucapkan terimakasih, wassalammualaikum.





Bekasi, 3 November 2011


                                                                                                                                     Penyusun


DAFTAR ISI




Cover...........................................................................................................................
Surat pernyataan.........................................................................................................
Kata Pengantar...........................................................................................................
Daftar Isi......................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................

1.1 Latar Belakang...........................................................................
1.2 Tujuan.....................................................................................
1.3 Sasaran.....................................................................................

.BAB II PERMASALAHAN.............................................................................................

2.1 Kekuatan (strength).................................................................................................
2.2 Kelemahan (Weakness)..........................................................................................
2.3 Peluang (Opportunity)..............................................................................................
2.4 Tantangan/Hambatan ( treahts )……………………………………………………......


BAB III PENUTUP.........................................................................................................

3.1  Kesimpulan.............................................................................................................
3.2 Rekomendasi..............................................................................
3.3  Referensi................................................................................................................




BAB I PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang
Kebudayaan atau culture adalah keseluruhan pemikiran dan benda yang dibuat atau diciptakan oleh manusia dalam perkembangan sejarahnya. Para ahli sepakat bahwa kebudayaan adalah perilaku dan penyesuaian diri manusia berdasarkan hal-hal yang dipelajari.
Semua kebudayaan selalu bersifat tertib, indah berfaedah, luhur, memberi rasa damai, senang, bahagia, dan sebagainya. Sifat kebudayaan menjadi tanda dan ukuran tentang rendah-tingginya keadaban dari masing-masing bangsa .
Jenis-Jenis KEBUDAYAAN
·                     Hidup-kebatinan manusia, yaitu yang menimbulkan tertib damainya hidup masyarakat dengan adapt-istiadatnya yang halus dan indah; tertib damainya pemerintahan negeri; tertib damainya agama atau ilmu kebatinan dan kesusilaan.
·                     Angan-angan manusia, yaitu yang dapat menimbulkan keluhuran bahasa, kesusasteraan dan kesusilaan.
·                     Kepandaian manusia, yaitu yang menimbulkan macam-macam kepandaian tentang perusahaan tanah, perniagaan, kerajinan, pelayaran, hubungan lalu-lintas, kesenian yang berjenis-jenis; semuanya bersifat indah (Dewantara; 1994).
Ki Hajar Dewantara mendefinisikan kebudayaan sebagai kemenangan atau hasil perjuangan hidup, yakni perjuangannya terhadap 2 kekuatan yang kuat dan abadi, alam dan zaman. Kebudayaan tidak pernah mempunyai bentuk yang abadi, tetapi terus menerus berganti-gantinya alam dan zaman.
Merambahnya budaya asing ke Indonesia melalui sarana multi media massa (elektronik, cetak) serta media dunia maya (internet) sangat mempengaruhi perkembangan budaya Indonesia. Dampak yang ditimbulkan ada yang bersifat positif dan ada yang negatif. Jika kebudayaan asing yang bersifat negatif memasuki sendi-sendi kehidupan bangsa, terutama para generasi muda tanpa diimbangi upaya pelestarian nilai-nilai budaya bangsa dikhawatirkan Bangsa Indonesia akan kehilangan jati diri sebagai bangsa. betapa pentingnya kita mencintai budaya ini dan mempertahankannya di tengah ”ancaman” budaya barat,
2.                 Tujuan

        Dalam makalah yang saya buat ini diharapkan dapat menambah wawasan saya dan pembaca untuk dapat menentukan kepribadian yang baik dalam ruang lingkup budaya di sekitarnya, antara lain :
1. Mengetahui peran budaya dalam pembentukan kepribadian yang baik
Dengan memahami makna dari kebudayaan dapat diambil sikap baiknya yaitu kita bisa mengambil segi positif kebudayaan kita seperti gotong royong, saling bantu, toleransi atau yang lainnya dari segi positifnya.
2. Mengetahui berbagai macam masalah tentang kebudayaan
Setiap kebudayaan pasti bermacam – macam dan mempunyai persoalan tersendiri denagn memahaminya kita bisa memecahkan masalah tersebut dengan cara yang lebih baik.
3. Dapat menambah pengetahuan tentang kebudayaan
Beberapa hal yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang, antara lain:
§  Warisan Biologis (Heredity)
Warisan biologis manusia bermacam – macam, dan berbeda artinya setiap individu mempunyai cirri khas masing – masing yang tidak sama walaupun dia itu kembar sekalipun
§  Warisan Lingkungan Alam (Natural Enviroment)
Perbedaan iklim di berbagai daerah sangat mempengaruhi dan menyebabkan manusia melakukan adaptasi sesuai dengan iklim yang terjadi pada daerah tersebut.

§  Warisan Sosial dan Kebudayaan
Setiap manusai mempunyai kebudayaan yang bermacam – macam, dan biasanya antar budaya bisa saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya.
§  Pengalaman Unik
Setiap Individu pasti memiliki pengalaman yang berbeda – beda serta beraneka ragam, dan dari pengalaman tersebutlah biasanya kepribadian seseorang juga dapat berubah
3.                 Sasaran

Dalam Ruang lingkup yang lebih luas Peran Kebudayaan Nasional Indonesiaterdapat beberapa poin :
§  Akar Kebudayaan Indonesia
§  Kebudayaan Barat di Indonesia
§  Dampak Positif
§  Dampak Negatif

Sasaran yang ingin dicapai untuk seluruh masyarakat luas di tanah air Indonesia tentang kebudayaan yang menjadi salah satu faktor dalam membangun kepribadian seseorang. Dikarenakan masyarakat sekarang di kalangan anak kecil, remaja dewasa, maupun orang tua sekarang kurang memperhatikan kebudayaan timur yang menjunjung tinggi nilai kesopan santunan dalam sehari – hari.




BAB II PERMASALAHAN
Analisis permasalahan peran kebudayaan dalam membentuk kepribadian dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari sisi :
1. Kekuatan (Strength)
a. Kekhasan budaya Indonesia
b. Adanya Kekayaan nilai budaya bangsa
c. Adanya suatu Pedoman Etika Kehidupan Berbangsa
d. Pengamanan dalam kemajuan teknologi semakin baik
e. Penerapan pembelajaran kebudayaan yang baik sudah banyak di laksanakan
2. Kelemahan (Weakness)
a. Kurangnya nilai suatu jati diri dan nilai-nilai suatu solidaritas
b. Minimnya komunikasi budaya, Kemampuan untuk berkomunikasi sangat penting agar tidak terjadi salah pahaman tentang budaya yang dianut. Minimnya komunikasi budaya ini sering menimbulkan perselisihan antar suku yang akan berdampak turunnya ketahanan budaya bangsa.
c. Kurangnya kesadaran masyarakat, Kesadaran masyarakat untuk menjaga budaya daerah sekarang ini masih terbilang minim. Masyarakat lebih memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Hal ini bukan berarti budaya daerah tidak sesuai dengan perkembangan zaman, tetapi banyak budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Budaya daerah juga dapat di sesuaikan dengan perkembangan zaman, asalkan masih tidak meningalkan ciri khas dari budaya tersebut.
d. Kurangnya pembelajaran budaya, Pembelajaran tentang budaya, harus ditanamkan sejak dini. Namun sekarang ini banyak yang sudah tidak menganggap penting mempelajari budaya daerah. Padahal melalui pembelajaran budaya, kita dapat mengetahui pentingnya budaya daerah dalam membangun budaya bangsa serta bagaiman cara mengadaptasi budaya daerah di tengah perkembangan zaman
3. Peluang (Opportunity)
a. Kuatnya budaya bangsa, memperkokoh rasa persatuan
Usaha masyarakat dalam mempertahankan budaya daerah agar dapat memperkokoh budaya bangsa, juga dapat memperkokoh persatuan. Karena adanya saling menghormati antara budaya daerah sehingga dapat bersatu menjadi budaya bangsa yang kokoh.
b. Kemajuan pariwisata, Budaya daerah Indonesia sering kali menarik perhatian para turis mancanegara. Ini dapat dijadikan objek wisata yang akan menghasilkan devisa bagi negara. Akan tetapi hal ini juga harus diwaspadai karena banyaknya aksi pembajakan budaya yang mungkin terjadi.
4. Tantangan/Hambatan (Threats)
a. Kemajuan teknologi
b. Masuknya budaya asing
c. Perubahan lingkungan
d. Masih ada pembangunan yang tidak merata


BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

1.    Kesimpulan

a)      Seseorang akan terbentuk kepribadiannya melalui lingkungan disekitar.
b)      Seandainya kebudayaan yang kita terapkan kurang baik maka generasi muda
c)      yang akan datang akan mengikuti kebudayaan yang kurang baik itu.
d)     Kita dapat menciptakan kebudayaan keselarasan dalam hidup berbangsa dan bernegara.
2. Rekomendasi

1)      Pendorongan atas perkembangan kebudayaan bangsa yang telah dimiliki
2)      Mengusahakan agar semua orang mampu menerapkan budaya ketimuran
yang baik.
3)      Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan,  dan rasa solidaritas  yang tinggi.
4)      Dapat mengembangkan budaya timur dalam kehidupan sehari-hari.
5)      Menjaga kebudaya timur agar tidak salah arah dalam menatap kehidupan.


Referensi

3)      www.ilmukomputer.com